Senin, 23 Februari 2015

Alumni Baru UII Diminta Percaya Diri Hadapi Persaingan

Image
Ketatnya persaingan di antara lulusan perguruan tinggi di berbagai bidang lapangan kerja telah menjadi sebuah keniscayaan yang tak dapat dihindari. Hal ini hendaknya disikapi positif oleh para lulusan perguruan tinggi dengan jalan memupuk kepercayaan diri dan meningkatkan skill serta standar kompetensi yang dimiliki. Dengan berbekal kedua hal itu, para lulusan akan memiliki cara pandang bahwa persaingan bukanlah sebuah tantangan melainkan sebagai sebuah peluang yang dapat digapai. Hal ini tentunya akan menghantarkan para lulusan perguruan tinggi untuk lebih optimis mempersiapkan masa depan ketika menyelesaikan pendidikannya di kampus.
Sebagaimana disampaikan oleh Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc., di hadapan 502 wisudawan UII dan para orang tua yang menghadiri wisuda periode III tahun akademik 2014/2015 di Auditorium Kahar Muzakkir, kampus terpadu UII pada Sabtu (21/2). Wisuda ini diikuti oleh para lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari diploma III, sarjana, magister, dan doktor di program studi yang ada di UII. Hingga periode wisuda Februari ini, UII telah mencetak 76.029 alumni yang tersebar di berbagai bidang lapangan pekerjaan di seluruh wilayah Indonesia.
Sebuah hal yang cukup membanggakan pada wisuda kali ini adalah sebesar 95 orang wisudawan berhasil meraih predikat cumlaude yang terdiri dari 88 orang wisudawan Program Strata Satu dan 7 orang wisudawan dari Program Magister. Adapun Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi pada Program Strata Satu, dicatatkan oleh Ravica Putri Febriyanti, mahasiswi Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen dengan IPK 3,95 (tiga koma sembilan lima). Sedangkan waktu tempuh studi tercepat, berhasil diraih Tika Pratiwi Ambarito, mahasiswi dari Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya pada Program Studi Psikologi, dengan masa studi tiga tahun empat bulan.
Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc., yang memimpin langsung jalannya prosesi wisuda bersama segenap pimpinan UII lainnya selain mengucapkan selamat kepada segenap wisudawan dan orang tua juga berharap agar momen ini menjadi memori penting dalam lembar kehidupan para wisudawan beserta keluarga.
Rektor juga mengingatkan bahwa dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, wisudawan nantinya akan bertemu dengan berbagai macam orang dari latar belakang yang berbeda-beda. “Saya nasihatkan Saudara harus mau dan mampu bekerja keras untuk menghadapi semua tantangan tersebut dan niatkanlah bahwa semua pekerjaan yang dilakukan adalah untuk beribadah kepada Allah SWT”, pesannya. Berakhirnya prosesi wisuda dimaknai sebagai akhir dari sebuah proses pendidikan formal di perguruan tinggi sekaligus menandai fase baru bagi wisudawan untuk mengabdikan diri kepada masyarakat sesuai dengan bidang ilmunya masing-masing.
Wisuda UII juga dihadiri oleh perwakilan alumni yang turut memberikan sambutan. Perwakilan alumni UII yang hadir adalah Ir. Surahman, M.Tech,M.Eng, alumni Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII tahun 1986 yang kini berkarir sebagai President Director PT. Waskita Sangir Energi (WSE). Dalam sambutannya, Ir. Surachman menyemangati agar para alumni baru UII tidak minder ketika bertemu dengan lulusan dari universitas lain. “Saya punya resep buat adik-adik. Yang membuat kita kuat adalah doa, yang membuat kita dewasa adalah masalah, yang membuat kita sukses adalah kerja keras, dan yang membuat kita hancur adalah berputus asa”, pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar