Walikota Yogyakarta Drs. Haryadi Suyuti, MM. mangajak kalangan akademisi untuk turut serta mensukseskan program 100-0-100 yang dicanangkan oleh Pemerintah. Maksud dari program ini adalah dalam waktu lima tahun kedepan dapat tercapai target 100 persen akses air minum, nol persen kawasan permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.
Hal tersebut diungkapkan Haryadi Suyuti saat menerima kunjungan Pimpinan Universitas Islam Indonesia (UII), di Kantor Walikota Yogyakarta, Jl. Kenari No. 56 Yogyakarta, Senin (23/2). Pimpinan UII yang hadir yakni Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc, Wakil Rektor I, Dr. Ing. Ilya Fajar Maharika, MA, IAI, Wakil Rektor II, Dr. Nur Feriyanto, M.Si, Wakil Rektor III, Dr. Abdul Jamil, SH, MH, Direktur Direktorat Pemasaran, Kerjasama,dan Alumni, Hangga Fathana, S.IP, B.Int.St, MA, dan Direktur Direktorat Humas Karina Utami Dewi, S.IP, MA.
Dikatakan Haryadi Suyuti, dalam menjalankan program ini pihaknya melakukan pendekatan ABCG. Yakni pendekatan akademisi, bisnis, comunity dan goverment. “Dalam pendekatan ABCG ini, terdapat ruang untuk bersama-sama dengan kalangan akademisi untuk mewujudkan tata kelola, pelayanan publik dan mewujudkan pengabdian masyarakat. Yang mana kerjasama ini juga dapat lakukan dengan UII,” ungkapnya.
Kosep yang diterakpkan Pemerintah Kota Yogyakarta menurut Harayadi Suyuti merupakan langkah yang kongkrit dan riel serta bermanfaat bagi masyarakat. Upaya yang dilakukan menurutnya juga sebagai dukungan untuk menggangkat potensi di Indonesia sebagai negara yang besar dan maju.
Berkenaan peluang kerjasama yang dapat dijalin antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan UII, Harayadi Suyuti berharap dapat dituangkan melalui payung hukum. “Banyak yang bisa dikerjakan bersama oleh Pemerintah kota Yogyakarta dan UII, oleh karenanya payung kerjasama menjadi suatu hal yang penting,” ungkapnya.
Sementara, Rektor UII dalam kesempatannya menyampaikan beberapa perkembangan terakhir yang ada di lingkungan UII. Diantaranya pengembangan laboratorium minyak atsiri, rencana pengembangan kerjasama dengan Chulalongkorn University tentang halal centre. Mahasiswa UII juga telah mengembangkan mobil listrik berbasis android.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar